Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Depresi Masalah Asmara, Gadis ini Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Rabu, 18 November 2020 | November 18, 2020 WIB Last Updated 2020-11-18T03:02:14Z

Torajachanel.xyz,Toraja Utara-- Diduga depresi akibat masalah asmara gadis berusia 24 tahun inisial MT mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di samping rumah di dusun Kata, Lembang Salu, Kecamatan. Sopai Kabupaten Toraja Utara,  Selasa (17/11/20)  Kejadian ini bermula setelah sang kekasih YM yang merupakan kekasih MT meninggal dunia pada Selasa, 3 November 2020 lalu dengan cara gantung diri.  Dari keterangan saksi yang juga merupakan orang tua korban menjelaskan bahwa pada saat itu dia sedang berada di rumah anaknya (mama icet) untuk mencari batu yang akan di gunakan untuk melempar burung pipit di sawah, pada saat sedang mencari batu di samping rumah, saksi melihat korban telah tergantung pada balok atap rumah bagian samping kiri rumah, dengan sebuah kain selendang berwarna hitam terikat di leher korban, kemudian saksi  berlari memanggil saksi II Pr. HS ( Anak kandung saksi I ) untuk meminta pertolongan kepada Tetangga sekitar dan selanjutnya menghubungi personil polsek sopai.  Sementara itu menurut keterangan dari keluarga dan teman dekat korban bahwa semenjak pacar korban meninggal dunia akibat gantung diri pada Tgl 03 November 2020 disitulah korban sering terlihat menyendiri dan menjadi pendiam.  Atas kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi selanjutnya dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi dan dari pemeriksaan di lapangan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban  Adapun barang bukti yang diamankan yaitu sebuah kain selendang berwarna hitam  yang di gunakan korban untuk gantung.  Sumber : Humas Polres Toraja Utara

Torajachanel.xyz,Toraja Utara-- Diduga depresi akibat masalah asmara gadis berusia 24 tahun inisial MT mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di samping rumah di dusun Kata, Lembang Salu, Kecamatan. Sopai Kabupaten Toraja Utara,  Selasa (17/11/20)

Kejadian ini bermula setelah sang kekasih YM yang merupakan kekasih MT meninggal dunia pada Selasa, 3 November 2020 lalu dengan cara gantung diri.

Dari keterangan saksi yang juga merupakan orang tua korban menjelaskan bahwa pada saat itu dia sedang berada di rumah anaknya (mama icet) untuk mencari batu yang akan di gunakan untuk melempar burung pipit di sawah, pada saat sedang mencari batu di samping rumah, saksi melihat korban telah tergantung pada balok atap rumah bagian samping kiri rumah, dengan sebuah kain selendang berwarna hitam terikat di leher korban, kemudian saksi  berlari memanggil saksi II Pr. HS ( Anak kandung saksi I ) untuk meminta pertolongan kepada Tetangga sekitar dan selanjutnya menghubungi personil polsek sopai.

Sementara itu menurut keterangan dari keluarga dan teman dekat korban bahwa semenjak pacar korban meninggal dunia akibat gantung diri pada Tgl 03 November 2020 disitulah korban sering terlihat menyendiri dan menjadi pendiam.

Atas kejadian tersebut keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi selanjutnya dibuatkan surat pernyataan penolakan otopsi dan dari pemeriksaan di lapangan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu sebuah kain selendang berwarna hitam  yang di gunakan korban untuk gantung.

Sumber : Humas Polres Toraja Utara

×
Berita Terbaru Update
close